telekomunikasi

Ponsel Bikin Orang Jadi ‘Autis’

tanganguesmsSekitar 7 tahun lalu, ketika ponsel new-entry level kisaran harganya sekitar satu juta—itu pun ringtone-nya masih polifonik dan layarnya monokrom—semua pemilik ponsel seperti terkena wabah ‘demam SMS’. Hampir setiap saat kita bakal dengan mudah menjumpai orang selalu mengutak-atik ponselnya. Dari yang memang berkirim dan menerima SMS, sampai ada juga yang iseng membaca-baca SMS yang sebenarnya sudah pernah dibacanya. Hayuuu ngaku deh…

(more…)

Hadiah Itu Belum Sampai

“Chan, hoy…selamat ya. Kapan nih traktiran?” Tampaknya pertanyaan ini makin sering mampir ke telinga saya sekembalinya saya memenangkan XL Award Writing Competition 2008 kategori wartawan yang prosesinya digelar 5 Maret lalu di Mario’s Place, Menteng, Jakarta. (more…)

Mencoba Ngebut Dengan Telkom Speedy

1434254582-foto_b

Internet memang sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari suatu kultur manusia di abad ini. Termasuk saya, yang awalnya menempatkan internet sebagai sesuatu yang fun, tapi belakangan mendatangkan candu luar biasa. Candu itu kian hebat ketika saya menganut sistem kerja teleworking di tempat media saya bekerja. Jadi, saya cukup datang ke kantor setidaknya seminggu sekali untuk koordinasi secara fisik. Sementara untuk kordinasi peliputan dan sebagainya yang tidak berhubungan dengan administrasi, saya cukup berkomunikasi lewat ponsel. (more…)