myspace

Creative Solutions Award: Wajah Baru ‘Social Network’

Situs jejaring sosial (social network) adalah sebuah lompatan besar yang berhasil ditorehkan sejarah perkembangan dunia internet. Berkembanganya teknologi web 2.0 yang memungkinkan orang berinteraksi satu sama lainnya dalam satu lingkungan situs, menjadi cikal-bakal pertumbuhan situs jejaring sosial di seluruh dunia.

Di Indonesia sendiri, tren social network sudah mulai terasa begitu Friendster dirilis pada tahun 2002, seiring dengan petumbuhan situs blog yang menjadi kelahiran para blogger. Tren sosial network semakin terasa ketika Facebook mulai merambah dunia maya pada tahun 2004. Popularitas Facebook berhasil menggeser para pendahulunya seperti Friendster dan MySpace.

(more…)

UU ITE Bikin Parno? Ini Cara Mengunjungi Situs yang Diblokir

Memasuki masa rilisnya yg ke minggu pertama, UU ITE sudah makan korban. Yups, setidaknya 7 situs telah diblog beberapa ISP seperti myspace, youtube, multiply, liveleak, rapidshare, dan lainnya yg diduga pemerintah menjadi penyalur fim Fitna yg menghebohkan itu.

Membabi butanya kebijakan pemerintah itu tentunya mengesalkan pihak yg mengakrabi situs-situs tersebut, seperti halnya saya yang setahun belakangan ini sering memburu beberapa videoklip band-band ljadul yang tak saya lihat sebelumnya di televisi. Sementara myspace digunakan untuk kepentingan promosi band saya, selain friendster dan beberapa milis. Malah situs-situs itu berkontribusi besar terhadap order atau job tampil band saya di beberapa pentas.

Nah, dengan diblokirnya myspace tentu menyulitkan saya untuk memberitahukan jadwal penampilan terdekat band saya. Padahal setidaknya ada 2 pentas yang cukup besar untuk band indie sekelas band saya di bulan ini. Untungnya, seorang teman memberi tahu saya kalo sebenarnya kita masih bisa membuka situs-situs yang diblokir tersebut lewat htpp://www.netunlocker.com. Tetapi bagaimana bagi orang yg tidak tahu situs ini?

Selain itu, UU ITE juga membuat saya parno untuk mengisi konten blog ini. Salah seorang teman saya yg blogger aktif  memperingatkan saya untuk tidak memposting muatan yang menyinggung orang lain. Menurutnya ada beberapa posting yang ada di blog ini menyinggung orang lain. Di antaranya postingan dalam kategori “wawancara imajiner”.

Padahal tadinya kategori ini saya maksudkan sebagai ajang kritisi saya terhadap berbagai fenomena yang ada di negeri ini bukan menyinggung karakter orang secara frontal. Tidak perlu dalam muatan bahasa politik yang berat, toh “wawancara” ini dimaksudkan sebagai sentilan. B

Sayangnya, baru dua tulisan yang saya posting, eh ternyata diperingatkan oleh teman. Jujur aja, saya ketakutan. Secara 1 miliar denda lho ganjarannya. Kerja seumur hidup juga belum tentu saya bisa menghasilkan uang segitu banyaknya. Ya sudah terpaksa hasil “wawancara” saya dengan dua tokoh di planet ini sementara saya proteksi agar tidak bisa dibuka oleh setiap orang.  Cari aman dulu lah. Toh saya yakin UU ITE hanya pasal karet yang nanti bakal berakhir seperti peraturan-peraturan lainnya, seperti larangan merokok di tempat umum dan penggunaan lampu sorot untuk kendaraan bermotor di siang hari. Kalo pun UU ITE “serius”, waduh sepertinya ini langkah terbaru pembredelan atas kebebasan berekspresi. Order baru bangkit? Wallahualam….

Pengguna Friendster Bukan Blogger?

friendster

Meskipun sejak lama Friendster (FS) memiliki fasilitas blog untuk para membernya, tetapi saja eksistensi social network paling populer ini tetap dipandang sebelah mata oleh beberapa komunitas social network lainnya. Sebut saja blogger, yang kian hari jumlah populasinya terus bertambah. (more…)