Menggemaskan! Robot-robot Imut Ini Bisa Menari dengan Tertib

Jepang memang bisa dibilang sebagai negaranya para robot. Bahkan untuk cheerleader atau penari pompom saja, negeri ini memiliki robot tersendiri yang digerakan dengan menggunakan sensor yang biasa ditemukan pada mobil dan kamera.

Dibuat oleh Murata Manufacturing, robot-robot cheerleader ini melakukan debut perdananya di Tokyo, pada 25 September lalu dengan melakukan koreografi yang diiringi oleh musik pop. Namun, cheerleader bermesin ini memang tidak sebesar fisik manusia. Mereka hanya terdiri dari 10 robot berukuran 36 cm dengan model rambut bob yang di dalamnya terdapat mesin sebagai otak penggerak.

Robot bernama Murata Cheerleaders juga memiliki lampu LED di bagian matanya yang bisa menyala dengan warna yang berbeda sesuai dengan manuver gerakan yang dilakukan mulai dari formasi membentuk hati, garis diagonal dan membentuk angka 8.

“Robot-robot ini tentunya tidak dapat melompat seperti cheerleaders sesungguhnya. Namun mereka dibuat stabil untuk berdiri pada roda-roda di bawahnya dan seolah-olah menyerukan sebuah tim untuk bersemangat,” ujar Koichi Yoshikawa, mekanik yang terlibat dalam proyek robot imut ini.

dancing_robots_07102015_620_365_100

foto: themalaymailonline.com

Selain mengusung teknologi gyro sensor, Murata Cheerleaders juga dikembangkan melalui kolaborasi Murata Manufacturing dengan Kyoto University untuk membuat teknologi group-control. Dengan teknologi ini, robot-robot dapat bergerak dengan sinkron dan tidak saling bertabrakan satu sama lainnya.

Dibuatnya robot-robot ini tak lain karena Murata Manufacturing ingin memamerkan teknologi gyro sensor yang dianggapnya berpotensi besar membantu menstabilkan mobil di jalan linci atau rusak. Pasalnya, perusahaan ini juga membuat sensor yang digunakan untuk memantau tekanan band dalam satuan kontrol mesin.

Tidak hanya itu saja, teknologi gyro sensor generasi selanjutnya juga dapat digunakan sebagai perangkat anti-tabrakan pada mobil yang dijalankan tanpa kemudi atau self-driving seperti yang dikembangkan oleh Google dan Tesla.

“Teknologi ini bahkan bisa digunakan dalam robot penyalamat yang melakukan tugas kelompok di lokasi bencana,” tandas Yoshikawa.

Meskipun terlihat imut dan telah memiliki penggemar, sayangnya Murata Manufacturing tidak berencana membuatnya secara massal. Pihaknya beralasan dibuatnya robot tersebut hanya untuk menarik minat anak-anak untuk bergelut di bidang rekayasa mekanik.

Sebelum membuat Murata Cheerleaders, perusahaan ini juga sempat membuat Murata Boy, yakni robot berbentuk anak kecil yang mengendarai sepeda. Robot ini diluncurkan pada tahun 1991 dan kemudian diperbaharui di tahun 2005. Selanjutnya, di tahun 2008 diperkenalkan pula Murata Girl, robot yang menggowes sepeda satu roda.

Biar kamu bisa ikutan merasa gemas, nih saya kasih videonya:

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s