Wow, Google Glass Bakal Digunakan untuk Membuat Film Porno!

Google memang tidak menginginkan ada pornografi di Google Glass, perangkat yang mengkombinasikan fungsi kacamata dan komputer yang sedang diproduksinya. Masalahnya adalah selalu ada pornografi di setiap perkembangan teknologi komputer. Google Glass pun tak luput dari itu.

Sebuah perusahaan motherboard berlabel MiKandi baru-baru ini telah mensponsori video porno profesional yang syutingnya menggunakan Google Glass. James Deen dan Andy San Dimas dipilih sebagai bintang porno yang menggunakan kacamata tersebut sambil berhubungan seks.

“Ketika developer tidak dapat berbagi aplikasi Glass yang melayani konten seksual eksplisit, sepertinya tidak akan ada istilah yang melarang pengguna dari konten dewasa untuk merekam dirinya sendiri,” ujar Jesse Adams, CEO Mikandi, seperti dikutip Huffington Post dari Fast Company, Rabu (24/7/2013).

Seperti diketahui, Google memang saat ini mengetatkan kebijakan anti-pornografinya di Google Glass, di mana pengguna tidak bisa mencari konten-konten ketelanjangan dan situs-situs porno. Bahkan, untuk browsing untuk secara umum saja sangat terbatas.

Namun, karena camera built-in, email, video-chat, dan kemampuan mengirim pesan, sepertinya Google tidak bisa meredam aksi bintang porno amatir untuk membuat dan mengirim video porno mereka melalui Google Glass.

“Menonton video dari kacamata adalah pengalaman berbeda dengan kemampuan yang powerful untuk membawa Anda ke dalam waktu dan tempat yang berbeda. Video yang dibuat dengan Google Glass dapat disaksikan di komputer dan smartphone, tentunya menjadi sensasi nyata menonton video yang lebih intim dan pribadi,” pungkas Adams.

Wah, kalo sudah begini jadinya bisa dibilang pornografi mengalami kecanggihan tapi kecanggihan teknologi bisa menyulut kemorotan moral penggunanya. Kamu sendiri setuju Google Glass dimanfaatkan untuk pornografi?

Buat gambaran seperti apa pemanfaatan Google Glass untuk pornografi, berikut ini ada video simulasi yang diproduksi oleh Mikandi. Jangan khawatir (atau malah jangan girang dulu), video ini diambil dari YouTube, jadi kontennya gak sevulgar yang dikira. Ya, namanya juga kan simulasi hehehe…

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s