Catatan Banjir yang Sempat Dicatat

image

Sehobi-hobinya orang dengan olahraga renang, pasti tidak akan rela dengan yang namanya kebanjiran. Tapi, yang namanya warga ibukota, sepertinya musibah musiman ini harus terpaksa dinikmati. Begitupun dengan hari ini, di mana banjir sukses membuat daratan Jakarta bagaikan wahana waterboom terbesar di dunia. Ini catatan banjir saya….

Sekitar 24 jam lalu, saya memamerkan aplikasi AccuWeather yang ada di perangkat Windows Phone pinjaman kantor kepada ayah saya. Saya tunjukkan mengenai detil cuaca pada aplikasi itu yang melingkupi curah hujan, kelembaban udara, dan waktu.

Saya sempat menganggap aplikasi ini terlalu sok tahu ketika memunculkan tanda seru pada ikon hujan yang terjadi esok hari alias hari ini. Dan, esok paginya tepat pukul 5, sepertinya prediksi dari aplikasi itu tidak boleh diremehkan.

Ya, dalam beberapa jam saja, sekitar pukul 7, kali dekat rumah meluap dan langsung membanjiri rumah saya tanpa ampun. Untungnya, ayah saya percaya pada prediksi AccuWeather, sehingga beliau berinisiatif memindahkan mobil saya ke parkir mal yang tidak jauh dari rumah saat hujan pertama kali turun pagi tadi. Apa jadinya jika beliau juga meremehkan aplikasi itu?

image

Sekitar pukul 9 pagi, air banjir di dalam rumah sudah mencapai betis saya. Di luar rumah, lebih parah lagi: sedada orang dewasa. Dengan kecepatan luapan air, curah hujan, dan lokasi yang digenangi banjir, saya berani mengklaim bahwa banjir kali ini lebih buruk dibandingkan tahun 2007 lalu.

Pagi itu juga saya BBM-in atasan saya untuk izin tidak datang ke kantor hari ini. Tidak disangka, di group BBM, ternyata beliau lebih dulu berinisiatif memberitahu bahwa seluruh karyawan ‘diliburkan’ hari ini. Kenapa pakai tanda kutip? Ya, sebagai pengisi konten portal berita, tentu mustahil bisa libur beneran. Jadi di rumah, saya tetap diwajibkan bekerja.

image

Sebenernya, musibah banjir hari ini tidak terlalu mengejutkan. Ya, beberapa hari sebelumnya banjir juga sempat mampir ke dalam rumah, meski tidak separah hari ini. Sekalipun begitu, sebagai warga yang kenyang dengan banjir musiman, saya sekeluarga tidak pernah meratapinya. Keponakan-keponakan saya yang masih balita malah dibiarkan bermain banjir-banjiran, hal yang pernah saya lakukan juga semasa kecil.

Nah, yang cukup membuat saya miris hari ini adalah ditemukannya bangkai bayi kucing di dekat tempat tidur adik saya. Masya Allah! Kami sekeluarga tidak menyangka ada kucing yang melahirkan di sana. Pantas saja induknya mengeong-ngeong terus di atas kulkas yang tidak jauh dari tempat tidur. Untungnya, satu ekor bayi kucing masih bisa diselamatkan.

image

Namanya kena musibah, makan pasti seadanya. Ya, seadanya. Menu pagi tadi mungkin masih tergolong mewah: nasi orek dan semur jengkol. Tapi begitu makan siang, siapa coba yang nekat belanja di pasar banjir-banjiran seperti tadi? Alhasil, tidak lain tidak bukan dipilihlah: Indomie!

Mama saya mungkin tidak terlalu bisa memperhatikan anak-anaknya yang sudah dewasa ini, karena beliau asyik membantu ibu-ibu memasak di posko banjir yang letaknya tak jauh dari rumah.

image

Dari pada malu merengek, mau tidak mau saya masak indomie sendiri di dapur yang becek. Begitupun untuk menu makan malam yang tidak jauh dari Indomie, cuma kali ini berkecap alias mie goreng.

Sekitar pukul 7 malam, kami sekeluarga bahu-membahu mendorong air ke luar rumah. Kebetulan genangan air mulai surut. Tapi, begitu lantai rumah hampir kering, tiba-tiba saja pukul 9 tadi hujan deras kembali turun. Dan, tidak butuh waktu lama untuk air banjir kembali masuk ke dalam rumah.

Oke, sekarang pukul 12 malam. Menjelang tidur, air banjir masih setinggi mata kaki. Semoga saja begitu lekas tidur dan bangun tidur besok pagi, banjir benar-benar surut.

Tapiiiiiii…begitu melongok aplikasi AccuWeather, saya melihat ikon hujan petir dan tanda seru masih menjadi headline, bahkan hingga hari Sabtu besok. Alamak! Jadi, sepertinya saya dan keluarga akan ‘tidur ayam’ malam ini. Nah, bagaimana dengan pengalaman banjir kalian hari ini?

3 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s