Clash of The Titans: Konflik Para Dewa

Mitologi Yunani bisa dibilang sebagai literatur yang paling sering diangkat ke dalam layar lebar. Tak terhitung berapa produksi film yang menyisipkan mitologi populer ini ke dalam beberapa genre, baik action, drama, animasi, bahkan juga (maaf) film porno. Sudut pandangnya pun dari berbagai tokoh, seperti Hercules, Zeus, Athenna, maupun Poseidon. Yang teranyar, Warner Bros mempersembahkan Clash of the Titans, yang digadang-gadang sebagai film fantasi paling ditunggu tahun ini sebagai  proyek remake dari film berjudul sama di tahun 1981 ini dengan Perseus sebagai tokoh sentralnya.

Jika versi aslinya tokoh Perseus diperankan oleh Harry Hamlin yang sempat ngetop sebagai Michael Kuzak di serial LA Law, pada versi remake-nya ini Sam Worthington dipasang sebagai tokoh yang sama—tentu saja sebagai pemeran utama—setelah sukses menuai pujian lewat Terminator Salvation dan Avatar. Di film terbarunya ini, aktor kelahiran Sulley, Inggris ini kembali memamerkan karisma dan keperkasaannya sebagai pahlawan. Tentu saja keperkasannya diwujudkan dalam kemasan yang berbeda. Ya, Perseus adalah manusia setengah dewa, bukan robot penghancur maupun marinir yang bertransformasi sebagai alien berkulit biru.

Nah, meskipun keturuan dewa Zeus (Liam Neeson), Perseus tetap dibesarkan sebagai manusia dan tumbuh di lingkungan mereka. Hal inilah yang membuat dia tampak tidak kuasa saat harus melindungi keluarganya dari kejahatan Hades (Ralph Fiennes), dewa kegelapan yang bernapsu menguasai dunia dan membawa neraka ke dalamnya. Cara yang digunakan dewa jahat ini adalah dengan berusaha menggulingkan Zeus yang dikenal sebagai rajanya para dewa.

Di tengah harapan dunia berada di tangan Perseus, dia pun tak gentar menghadapi keperkasaan Hades. Dengan gagah berani, dia memimpin sekelompok prajurit dan menempuh perjalanan di alam gaib untuk melawan makhluk-mahkluk jahat penghuni dunia kegelapan. Pertarungan demi pertarungan dilakukan demi menghadapi Hades. Namun, dalam mengarungi kejahatan perkasa yang dihadapinya, Perseus harus bisa menerima bahwa dirinya memiliki kekuatan dewa dengan cara menentang kenyataan dan menciptakan takdirnya sendiri.

Sebagai film fantasi superior, Clash of the Titans penggodokan proyeknya dilakukan  sejak tahun 2002 dengan produser Adam Schroeder dan penulis naskah John Glenn dan Travis Wright. Pada tahun 2006, atas instruksi produser Basil Iwanyk, proyek ini dikembangkan kembali dengan melakukan penulisan ulang naskah oleh Travis Beacham yang merupakan penggemar dari karya original film tersebut.

Selanjutnya, pada tahun 2007, Stephen Norrington, dikontrak untuk menyutradarai film ini. Sayangnya, sosok yang pernah menyutradarai League of Extraordinary Gentlement ini mengaku tidak mengenal film versi asli The Clash of the Titans. Akhirnya, lewat agen yang sama, dia mengontak Louis Leterrier, yang pernah menyutradarai The Incredible Hulk, untuk mengganti dirinya di posisi tersebut.

Pengembangan tidak hanya berhenti disitu saja. Dari sisi artistik Leterrier harus melibatkan Ray Harryhausen yang pernah mengerjakan spesial efek Mighty Joe Young dan beradu konsep dengan Aaron Sims yang pernah menangani artistik The Incredible Hulk, dalam menyajikan tampilan sosok Medusa dalam film ini.

Apakah nantinya Medusa memiliki ular lebih banyak dirambutnya atau lebih menyeramkan? Sepertinya pertanyaan ini melengkapi berbagai perkiraan kemampuan The Clash of the Titans menandingi versi aslinya. Seperti yang sudah-sudah, sebuah proyek remake prestius yang belakangan hadir justru dikritik karena versi aslinya dinilai lebih baik. Yang jelas, film yang syutingnya dimulai sejak 27 April 2009 mau tak mau harus siap dibanding-bandingkan dengan versi aslinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s