Pengalaman Pertama di Klub Malam

60520_tempat_hiburan_malamIni adalah malam pertama saya melakukan peliputan dunia malam di sebuah klub di Jakarta. Lokasinya sih gak jauh beda dari tempat saya tinggal. Malam ini juga merupakan pengalaman pertama saya mengunjungi sebuah klub malam.

Sebenarnya, saya tinggal di lokasi yang dikelilingi oleh berbagai macam jenis tempat hiburan malam, dari yang sekedar hura-hura sampai berbau syahwat. Tapi, mungkin ini yang dinamakan idealisme. Saya tetap gak tergoda untuk mengunjungi tempat-tempat seperti itu. Selain saya gak terlalu suka keramaian, saya juga gak suka dengan musik house atau trance yang kebanyakan dimainkan di scene ini. Saya pribadi lebih suka bergumul di arena mosh pit musik punkrock, hardcore, dan tentunya britpop.

Nah, demi pekerjaan pula akhirnya saya mendobrak idealisme yang selama ini gue pegang teguh. Maap, bukan karena saya gak lagi idealis, tapi ini lebih dari sisi profesionalisme saya sebagai jurnalis. Apalagi, udah satu bulan ini saya bekerja di sebuah majalah pria dewasa yang kebanyakan mengulas gaya hidup dan hiburan malam.

Bekerjanya di media seperti ini tentu serasa bukan ‘gue banget’. Tapi ini memang menantang. Saya mengambil keputusan untuk keluar dari zona aman karir jurnalistik yang selama ini berkecimpung di sektor teknologi informasi. Sebuah lompatan yang janggal? Teman-teman saya juga berpikiran begitu.

Apakah saya menikmati pekerjaan ini? Pastinya. Di karir baru ini, saya mendapatkan berbagai tantangan. Selain itu, saya pun juga mengalami pengalaman yang mungkin tidak banyak orang lakoni. Seperti di pagi ini, saya tengah berada di salah satu klub yang menyajikan tari striptease sebagai andalannya.

Wow, rasanya seperti masuk ke dalam film-film yang pernah saya tonton. Sebagai orang baru di dunia seperti ini tentunya saya merasa risih. Jangankan untuk menggoyangkan badan mengikuti alunan musik trance yang disajikan, melihat penari-penari yang memprovokasi napsu itu saja saya masih jaim. Saya benar-benar berharap, semoga tidak ‘konak’. Tapi, sepertinya harapan saya meleset hehehe.

Sudah ah, saya tidak mau terlalu mengumbar apa yang saya lihat pagi ini. Yang jelas, pengalaman pertama ini membuat saya yakin, ‘dunia lain’ itu benar-benar ada. Saya juga berharap semoga tetap menjadi ‘chandra yang bodoh’ meskipun akan menjelajahi tempat-tempat seperti ini.

Menurut saya, godaan di zona seperti ini tidak terlalu parah. Justru, lingkungan tempat saya tinggal lebih berbahaya, dimana narkoba mudah didapatkan dan hiburan malam bisa dinikmati secara gratis dengan mengatasnamakan ‘anak kampung dalam’. Hingga sekarang, saya masih ‘chandra yang bodoh’.

10 comments

  1. betul banget… narkoba yg menyebar sampe ke kompleks perumahan bahkan perkampungan sekalipun, jauh lebih berbahaya. temen main gw dari kecil aja udah berapa biji yang liwat gara-gara begituan. tapi tetep gw mah, mending jangan deket-deket tempat striptis ah. takut doyan πŸ˜›

    1. thx kk firman buat komentarnya. pengalaman lo sih gak jauh beda sama gue. temen2 SMP gue hampir separuhnya mokat gara2 narkoba, belum lagi populasi anak muda di daerah gue hehehe. yah, kalo masalah stiptis mah cuma sesekali…lagian sensasi tari bugil gitu mah cuma 10 menit pertama, setelah itu yg ada malah kasian sama stripernya πŸ˜›

  2. sama chan. anak-anak tetangga gue banyak yg mati krn narkoba. ada jg yg uda beberapa kali ditangkep polisi :p

    eh, ada tuh bbrp temen cewek gue yg demen dugem. tp (untungnya) mereka gak berubah dan tetep bisa main bareng gue yang baik hati dan lebih suka bekerja keras ini :p tapi tentunya mereka gak ke klub striptis yee.

    kalo gue sih gak demen dugem or klub-kluban. takut masuk angin :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s