The Dark Knight: Membangkitkan Cinta Lama

Film The Dark Knight (TDK) memang keren! Saking kerennya, sanggup membuat seorang Chandra mau posting blog di pagi sebuta ini hanya untuk sedikit bercuap-cuap tentang film yang dibesut Christopher Nolan ini. Saya memang salah satu dari sekian juta penggemar Batman yang sudah lama menantikan film ini. Bedanya, tingkat fanatik saya mungkin masih di bawah mereka.

Tingkat fanatik saya terhadap alter ego dari Bruce Wayne ini sempat hilang begitu penokohannya pada Batman & Robin diberikan kepada George Clooney. Film tersebut, menurut saya merupakan franchise terburuk dari film Batman yang pernah ada. Selain faktor cengos dan tebar pesona Clooney, penggarapan scene yang tidak kelam dan terlalu berwarna-warni, menjadikan saya hampir percaya bahwa tidak akan lagi Batman yang keren selain dalam racikan Tim Burton (Batman, Batman Returns).

Akibat rasa percaya itu, saya hampir saja melewati Batman Begins (BB) yang merupakan debut Nolan dalam film Batman. Memasang aktor Christian Bale, menurut Ryan, teman saya yang menggilai Batman, sikuel ini merupakan riwayat Batman yang sangat kelam. Malah dibilang, BB merupakan antidot dari kerusakan penokohan Batman oleh Clooney. Tak heran, untuk The Dark Knight penyutradaraan kembali diserahkan kepada Nolan.

Mengacu pada gembar-gembor media dan review majalah hingga pemberitaan keterkaitan tewasnya Heath Ledger dengan peran Joker yang dimainkannya, membuat rasa penasaran saya terhadap TDK semakin menjadi. Toh, akhirnya rasa itu terbalaskan malam tadi, meskipun harus dilalui sedikit perjuangan.

Dari rencana awal ingin menonton di Platinum FX, saya dan Ryan harus berputar otak, mencari bioskop mana yang juga memutar film ini. Karena, meski menyediakan dua layar untuk TDK, ternyata kami tetap gak kebagian kursi strategis. Toh, pilihan akhirnya tertuju pada Planet Hollywood yang jaraknya hanya sekian kilometer dari bioskop tersebut.

Sesampai disana, ternyata dari dua layar yang ada hanya pemutaran di pukul 21.45 saja yang masih menyediakan lahan strategis. Padahal, kami sampai disana pukul 19.00. Mau gak mau ya, kami harus rela menunggu 2 jam menonton TDK, sambil mengisi perut di Hokben yang posisinya gak jauh dari bioskop. *Biarin, yang penting dapet tempat duduk yang asik* saya bersyukur dalam hati.

Perjuangan saya ternyata sangat sangat sangat tidak sia-sia. Harus diakui, TDK merupakan sikuel terbaik dari film Batman yang pernah ada. Selesainya film, saya dan Ryan hampir tidak habis-habisnya berceloteh tentang betapa kerennya film ini. Betapa tidak, mengingat Nolan berhasil membuat terobosan dengan menampilkan scene siang hari. Biasanya, kebanyakan film Batman diambil pada malam hari. Itu pun settingnya sangat studio sekali. Meskipun cukup banyak pengambilan gambar di siang hari, TDK tidak kehilangan sisi kelamnya. Justru film yang berdurasi hampir 3 jam ini menjanjikan banyak kejutan. Dari pemilihan konflik dan dialog-dialog cerdas, hingga karakter yang penuh greget. Yang paling menonjol adalah karakter Joker yang diperankan mendiang Heath Ledger.

Harus saya akui, Joker dalam TDM merupakan tokoh psikopat terbaik yang pernah saya tonton (we’ll be missing you Heath!). Banyak kejengkelan-kejengkelan yang dipertontonkan lewat aksi Joker. Sebaliknya, kita juga dibuat simpati dengan tokoh Harvey Two Face yang awalnya merupakan sosok sempurna dan mendekati karakter pahlawan sejati, namun harus menjadi penjahat karena kehilangan Rachel Dawes yang ternyata keduanya saling mencintai.

Dari sisi music score, Henz Zimmer patut diacungi jempol. Banyak irama monoton yang sanggup membuat kita dibuat penasaran aksi apa yang terjadi selanjutnya. Sungguh pemicu adrenalin yang baik di sepanjang film.

Sungguh rasanya kantuk saya hampir hilang dengan menuliskan kesan saya terhadap TDK. Tapi, berhubung saya berjanji akan menelpon teman saya pagi ini, terpaksa posting ini saya akhiri untuk beberapa karakter huruf lagi. Sepertinya, saya pun akan menceritakan kesan yang sama dengan teman saya ini. TDK benar-benar membuat saya kembali mencintai Batman!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s