Disiarkan Secara Langsung di Indosiar, Ada ‘Kont*l’ di Acara Stardut

8vc5bigh

Beberapa bulan belakang ini ada kebiasaan baru pada diri saya. Jika biasanya pada malam hari saya kerap ‘mengejek’ tayangan sinetron yang ibu saya tonton, kali ini justru saya sangat ‘akur’ berbagi ruang televisi untuk acara yang sama. Yang pasti bukan untuk menonton sinetron, tetapi program Mamamia di Indosiar.

Reality show ajang pencarian bakat menyanyi ini merupakan acara yang mencuri perhatian saya dan mungkin jutaan mata di seluruh Indonesia. Kemasannya sangat merakyat dan malah sekarang terkesan ‘ngaco’ karena diselingi oleh guyonan-guyonan spontan dan konyol oleh para komentator dan presenternya.

Saking larisnya acara ini, Indosiar sepertinya tidak ingin perhatian pemirsa beralih ke stasiun lain. Makanya, menyusul sukses Mamamia, dibuat pula Star Soulmate, Selebshow, dan Stardut, yang konsepnya hampir sama dengan Mamamia namun dengan peserta dan kemasan yang berbeda. Kesemuanya itu diputar hampir setiap hari secara bergantian dan durasi yang panjang.

Saking seringnya saya menyaksikan semua acara tersebut, saya baru sadar ternyata musik dan lagu musisi Indonesia juga banyak yang bagus. Maklum, selama ini saya hanya mau mendengar lagu-lagu indie-rock yang berseberangan dengan pakem mainstream dan menganggap tren musik di Indonesia kian kacau dengan tampilnya beberapa band dengan konsep yang menjenuhkan telinga dan mata.

Dengan adanya acaranya seperti ini setiap orang yang berbakat memiliki kesempatan untuk tampil di TV dan menjadi idola baru. Lihat saja salah satu peserta Mamamia yang bernama Ajeng. Dia awalnya hanya mengamen bersama orang tuanya di bus-bus kota dan ngetem di Komdak. Siapa sangka, begitu mengikuti Mamamia dia masuk di empat besar dan kini sering dikontrak untuk tampil di beberapa daerah. Senang rasanya melihat salah satu bagian dari kaum yang tersisihkan berhasil merubah nasibnya.

Belakangan ini harus diakui konsep Mamamia dan klannya sedikit ngawur dan asal, karena hampir semuanya berjalan spontan dan tidak ada ‘batasan’. Presenter dan komentator dibuat bebas berbuat ‘semaunya’. Tapi disinilah nilai jual acara ini dan menjadi daya tarik agar pemirsa terjaga untuk menyaksikan acara ini hingga selesai sekalipun jam sudah menunjukkan pukul 12 malam.

Begitupun pada malam tadi (24/4) ketika salah satu ibu peserta Stardut Cabut 2 jadi bahan bulan-bulannya salah satu presenternya. Si ibu yang ternyata pengidap latah kronis ini dikagetkan dengan musik yang tiba-tiba menggema. Bisa ditebak, si ibu pun terkaget-kaget dan langsung latah. Parahnya lagi, dengan latahnya si ibu mengucapkan “kont*l” di hadapan penonton. Kejadian ini benar-benar tanpa sensor karena memang disiarkan secara langsung.

Terlepas dari kata-kata kotor yang dilontarkan si ibu tadi, tentu saja kejadian ini membuat saya sakit perut terpingkal-pingkal. Begitupun dengan penonton di studio. Tampaknya sebuah batasan baku dalam dunia siaran kita telah diloncati dengan adanya insiden yang tidak disengaja ini. Kapan lagi sih bisa menyaksikan seorang ibu latah bicara kotor dan disiarkan secara langsung? Untungnya, si ibu langsung mengkoreksi kesalahannya itu dengan sikapnya yang lucu. Kepolosan si ibu ini dan celotehan-celotehan logat betawi yang dikeluarkan membuat saya simpati dan menjagokan dia serta anaknya untuk masuk di babak selanjutnya. Dugaan saya tidak meleset, dia terpilih sebagai peserta dengan nilai tertinggi.

Dengan insiden di atas, jelas sekali bahwa acara ini dijalankan benar-benar penuh spontanitas dan alur seadanya. Tidak ada yang salah dalam hal ini, namun sepertinya pihak pengisi acara harus pintar-pintar mengambil bahan lelucon agar tidak menyinggung orang lain. Karena bisa saja akibat insiden ini penonton malah tidak simpati dan beralih ke acara lain. Tapi, bagaimana pun ‘rusaknya’ acara ini, saya tetap mendaftarnya sebagai siaran wajib tonton. Selamat datang di era baru reality show Indonesia…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s